adf.ly

Jumat, 30 Oktober 2009

MENCETAK KENARI INDONESIA
























oleh: Kian Sing

Setiap hari kita selalu mendengar istilah-istilah kenari: lokal, impor, AF, F1, F2 dan lain sebagainya. Beberapa penghobi masih bingung dengan istilah “F” di sini. Istilah “F” ini secara kasar dapat dikatakan sebagai “keturunan”. Bila “F1” ya berarti “keturunan kesatu”, bila “F2” ya berarti “keturunan kedua”, demikian pula selanjutnya. Tetapi lain lubuk lain belalang, demikian pepatah berkata, di daerah lain “F2” mewakili kenari hasil perkawinan F1 dengan F1. Di Yogyakarta pada khususnya “F2” berarti kenari hasil perkawinan F1 dengan jenis indukan F1 tersebut. Misalnya betina F1, hasil perkawinan Yorkshire jantan dengan betina lokal, dengan Yorkshire. Pada kesimpulannya, sayapun juga bingung mana yang benar, mana yang salah. Akhirnya saya tidak terfokus pada istilah, tetapi saya berfokus pada mutu keturunan. Inipun saya anggap masih menjadi misteri, keturunan atau kenari jenis apakah yang cocok dengan lomba di tanah air. Tetapi beberapa jenis kenari hasil persilangan Yorkshire dengan lokal telah membuktikan prestasinya. Apakah kita akan berhenti di sini? Saya pribadi menjawab: Tidak Akan Pernah? Beberapa bulan terakhir ini saya berpikir perlunya darah atau dapat dikatakan jenis atau dalam bahasa inggrisnya disebut dengan istilah strain.

Kalau kita mengawinkan F1 jantan dengan F1 betina maka kita lihat anakannya ada yang besar dan ada yang kecil. Hal ini dikarenakan F1 bukanlah Final Strain! Saya sudah menulis di buletin ini, bagaimana orang Amerika menemukan jenis kenari baru yang mereka sebut American Singer Canary, hasil persilangan antara Border dan Harzer. Inilah maksud tulisan saya! Saya mengajak para peternak dan kenari mania di sini untuk menciptakan jenis baru yang cocok di Indonesia. Tentunya yang Final Strain, yang bila dikawinkan dengan sesama jenisnya akan menghasilkan anakan yang bodinya seimbang antara satu dengan yang lainnya. Sebagai contoh kenari Yorkshire, bila dikawinkan dengan sesama Yorkshire maka akan dihasilkan Yorkshire yang ukuran bodinya telah dapat ditentukan.

Di lomba Indonesia dewasa ini dituntut lagu yang indah, volume yang keras, panjang napas yang mendukung, gaya yang menawan dan kerajinan bernyanyi. Penilaian saya kenari tersebut tidaklah berukuran BESAR, karena pengalaman mengatakan burung yang besar kurang rajin bernyanti. Sedangkan burung yang kecil kurang menawan dilihat dan para papburi mania menghakimi volumenya kalah dengan jenis yang lebih besar. Sehingga harusnya kenari ideal Indonesia adalah antara kenari jenis kecil dan jenis besar. Kita ketahui jenis kecil terbagi dari colorbred canary (masyarakat menyebutnya kenari holland, yang membuat saya bingung karena lahirnya di Indonesia alias pribumi tetapi warganegara holland dan kenari jenis tersebut adanya tidak hanya di Holland serta yang menemukannya juga bukan orang Holland!), Waterslager, Harzer, Lizard, Gloster, Taiwan, Fusan (Cina). Jenis besar dapat dikatakan terdiri dari: Yorkshire, Crested, Lancashire, Norwich, Border, Scotch Fancy, Belgi Bossu. Selain itu terdapat jenis Frill atau bulu balik dan variannya yang antara lain: Parisian Frill, Paduan Crested Frill, Fiorino, North/South Dutch Frill. Serta jenis-jenis kenari yang jarang atau belum dikenal masyarakat kita seperti Munchener, Japan Hoso dan lain-lain. Dari gambaran jenis-jenis kenari di atas maka dapat ditarik perkataan bahwa jenis kecil akan disilangkan dengan jenis besar, kita sudah dapat membaca jenis apa yang akan disilangkan, mengambil keunggulan ini untuk menutup kelemahan ini, dan lain-lain. Yang menjadi kebingungan saat ini adalah jenis apa yang harus disilangkan? Tentunya hal ini akan terjawab dengan eksperimen, teknik try and error harus dilakukan karena bukankan berbuat salah adalah manusiawi.

Bila kenari kecil hijau disilangkan dengan kenari besar kuning terkadang tidak ditemukan anakan yang berwarna kuning, sehingga dapat dikatakan bahwa kenari hijau tersebut mempunyai gen dominan dan kenari kuning mempunyai gen resesif. Jika anakan F1 ini saling dikawinkan sesama saudara sekandung (inbreeding) maka akan dihasilkan kenari warna kuning, hijau dan bont. Menurut teori Mendel, pada keturunan kedua (F2) ini, anakan kenari akan menyerupai sebagian induknya dan sebagian lagi menunjukkan penampilan yang baru. Secara genetika hasil yang didapat dari inbreeding ini adalah:
- 25% memiliki gen dominan dari kenari hijau
- 25% memiliki gen resesif dari kenari kuning dan menyerupai induknya
- 25% memiliki gen baru bont kuning
- 25% memiliki gen baru bont hijau

Jangka waktu untuk menciptakan strain yang kuat akan didapat pada keturunan kelima atau keenam, sudah tentu peternak diharuskan menyimpan beberapa ekor yang terbaik dan wajib bersabar diri. Pernah saya tulis di edisi sebelumnya teknik berternak American Singer Canary sampai mendapatkan strain yang kuat. Salah satu cara lain untuk mendapatkan adalah sebagai berikut:
1. Dua pasang kenari kecil dan besar akan menghasilkan keturunan kesatu (F1).
2. Anakan dari 2 pasang tersebut dikawinkan (jantan dan betinanya sebaiknya diambil dari indukan yang berbeda) dan menghasilkan keturunan kedua (F2)..
3. Keturunan kedua (F2) dikawinkan dengan salah satu induk keturunan kesatu (F1), penjodohan ini disebut inbreeding, atau dapat juga dikawinkan dengan sesama keturunan F2, penjodohan ini disebut line breeding. Dihasilkan keturunan ketiga (F3).
4. Keturunan ketiga (F3) dikawinkan dengan salah satu induk keturunan kedua (F2) dan akan menghasilkan keturunan keempat (F4).
5. Keturunan keempat (F4) dikawinkan dengan sesama keturunan keempat atau dikawin balik dengan F3 dan akan menghasilkan keturunan kelima (F5).
6. Keturunan kelima (F5) dikawinkan dengan salah satu induk keturunan keempat (F4) menghasilkan keturunan keenam (F6) yang merupakan fixed strain yaitu strain (jenis) yang mempunyai sifat-sifat permanen dalam hal warna, bentuk bodi, volume.

Dari tulisan di atas sudah pasti peternak dituntuk untuk mempelajari teknik berternak jangka panjang guna mendapatkan fixed strain kenari. Saya harapkan yang dijadikan bahan dalam berternak tidak hanya salah satu jenis kenari saja (misal: Yorkshire) tetapi juga mencoba jenis lain (misal: Border, Crested) dan induk yang lain tidak hanya kenari lokal (Colorbred Canary) tetapi juga mencoba dari jenis yang lain (misal: waterslager, gloster, lizard). Hal ini disebabkan belum tentunya jenis yang dipakai adalah yang terbaik. Satu pedoman dari peternak Belanda untuk saya adalah: Jantan menurunkan Size (Ukuran) dan Betina menurunkan Shape (Bentuk Badan). Tetapi di sana mereka berternak atas dasar bodi, berbeda dengan di sini yang selain bodi juga menginginkan faktor lain seperti volume. Sehingga apabila kita menyilangkan kenari kecil dengan kenari besar, diharapkan bodi atau volume kecil dari kenari jenis kecil akan ditutup dengan keunggulan kenari jenis besar. Demikian pula ketidak-rajinnya kenari besar akan ditutup dengan keunggulan lebih-rajinnya kenari jenis kecil.

Saya mohon kerjasama peternak yang berminat untuk mendapatkan strain yang kuat ini agar dapat berkomunikasi dengan Papburi karena saya yakin para anggota Papburi juga berminat mengikuti proses tersebut. Apabila telah ditemukan kenari fixed strain tidak tertutup kemungkinan Anda berhak memberi nama kenari tersebut karena berarti Anda telah menciptakan JENIS KENARI YANG BARU!!!


sumber:
http://kenarimania.multiply.com/journal/item/42/MENCETAK_KENARI_INDONESIA

Sabtu, 24 Oktober 2009

KENARI STAFFORD

1. ASAL MULA KENARI STAFFORD

Pada akhir tahun 1970an di Inggris, tepatnya di daerah Staffordshire, sekelompok pecinta kenari berkumpul dan membincangkan kemungkinan mencetak jenis kenari baru hasil persilangan, yang dinamakan crested red/rose bird. Pada waktu itu ditetapkan untuk mencetak jenis burung kenari yang baru red/rose dengan panjang 5 inch dengan jambul yang sempurna seperti jambul pada burung kenari asli Inggris lainnya. Mereka sadar bahwa jenis ini telah ada di daratan Eropa (Deutsche Koife). Secara sederhana, Stafford Canary adalah kenari berwarna merah dengan adanya corak Crest. Pakem kenari ini telah dibuat untuk membantu dan mengarahkan pecinta dan peternak kenari sebagai standar yang perlu diciptakan di jenis baru ini. Pecinta maupun peternak jenis ini termasuk peternak terkenal yakni Peter Finn, Jack Askins dan lain-lain.

Pada tahun 1987 Zoe Finn (kemenakan Peter Finn) mengkonteskan di Perry Hill di kota Birmingham, Inggris. Waktu berlalu dan sesudah itu kenari ini dikenal sebagai Stafford Canary. Kenari ini diternakkan berdasarkan artikel yang dimuat di majalah Cage and Aviary Birds.

Tahun 1990, Stafford Canary Club (SCC) mendaftar untuk menjadi anggota Canary Council of Great Britain dan kenari Stafford dimasukkan dalam kelas jenis baru. Kenari ini adalah kenari yang diterima menjadi kenari jenis baru setelah jenis Fife Fancy pada tahun 1950an.

Awal tahun 1990an adalah era yang berpengaruh besar pada para peternak di dunia, termasuk peternak Amerika yang ingin membantu perkembangan jenis kenari Stafford. Adalah George Gay yang selalu berkoresponden dengan SCC dan George Gay akhirnya mendirikan Stafford Canary Club of America dan menjadi ketuanya.

Juga di awal tahun 1990an, gambar asli tentang standar kenari Stafford dibuat oleh Dr. Achmed El Soussi. Dia membuat 6 gambar tangan tentang hal ini, tiga di antaranya kemudian dipresentasikan dan diangap sebagai standar SCC, yang otomatis juga dipakai oleh SCCA.

Rasa ingin mengembangkan kenari Stafford bertambah seiring dengan waktu dan kenari Stafford terlihat di kontes utama di Inggris dan Amerika, hal ini ditandai dengan semakin bersatunya para peternak dengan menjadi anggota SCC. Pada tahun 1991 National Cage Bird in America, kontes burung tingkat nasional di Amerika, mengadakan sebuah rapat penting bagi para pecinta dan peternak kenari Stafford. Hasil menggembirakan diraih ketika di tahun berikutnya, standar baku kenari Stafford telah ditetapkan untuk Amerika, yang tentunya mengadaptasi standar SCC.

Sepanjang tahun 1990an, standar selalu mengalami perubahan untuk kemajuan, termasuk standar baru untuk betina kenari Stafford warna mosaic. Akhir tahun 1990an, disetujui untuk memperbolehkan kenari Stafford yang tidak mempunyai jambul (plain head) di arena kontes, sebelum itu hanya kenari Staffor berjambul yang diperbolehkan mengikuti lomba. Penny Berrill-lah yang menggambar standar kenari Staffor plein head. Di Inggris, kenari Stafford plain head boleh mengikuti lomba untuk meraih penghargaan di kelas jenis plain head, tetapi tidak dapat meraih Best Stafford Award, penghargaan ini hanya akan dimenangkan oleh jenis crest.


2. STANDAR STAFFORD CANARY

2.1. APA ITU STAFFORD CANARY

Beberapa tahun seperti yang telah ditulis di atas, standar Stafford Canary selalu diperbarui untuk kesempurnaan. Hal ini tentunya akan membingungkan dan dapat mengakibatkan kesalah-pahaman bagi peternak yang belum berpengalaman.

Proses standarisasi adalah sesuatu yang akan berguna, membantu untuk mengurangi kebingungan dan kesalah-pahaman. Stafford Canary Club mendeskripsikan standar yang dapat berguna secara tertulis atau verbal untuk mendeskripsikan apa itu Stafford Canary.

Secara sederhana untuk mendeskripsikan Stafford Canary, dapat menggunakan kalimat di bawah ini:

a. Lihat bentuk kepala: Apakah crested (berjambul) atau non-crested/pleinhead (tidak berjambul). Jika berjambul: apakah jambulnya sama dengan warna badan (clear), apakah jambul mempunyai dua warna seperti ubanan (grizzled) atau berwarna gelap tetapi badan berwarna terang (dark)?
b. Apakah warnanya frosted (ada warna putih di ujung bulu) atau non-frosted (tidak ada warna putih di ujung bulu)? Jika non-frosted, idealnya tidak ada warna putih di ujung bulu. Jika frosted, berapa kadarnya: ringan, sedang atau pucat sekali?
c. Apakah burungnya clear (berwarna cerah tanpa ada warna melanin pada bulunya), ticked (ada flex) ataukah variegated (di sini disebut bont yang banyak warna cerah)?
d. Warna dasarnya red atau rose?
e. Jika berwarna melanin (biasa berwarna gelap – di bulu ada warna hitamnya, missal: bulu hijau, di tengah bulu ada warna hitamnya), apakah self (satu warna), foul (burung warna gelap yang mempunyai maksimal 3 helai warna cerah di sayap atau ekornya) atau 3/4 dark (di sini disebut bont yang banyak warna gelapnya). Yang termasuk warna melanin adalah: Brown, Bronze, Agate, Isabel, Pastel, Ino, Opal, Satinette.
f. Apakah berwarna mosaic?

2.2. KELAS YANG DIKONTESKAN

Di arena kontes burung kenari jenis Stafford Canary membuka beberapa kelas, yaitu:
- Clear Crested
- Grizzle Crested Clear Bodied
- Dark Crested Clear Bodied
- Variegated Bodied
- Self Bodied
(petunjuk bisa dilihat pada gambar di bawah)

Selain hal di atas, kontes juga dibedakan dengan warna bulu Stafford Canary:
- Non-frosted
- Frosted
- Dimorphic (mosaic)

Juga dibagi lagi dengan kelas flighted (pernah mabung bulu besarnya, biasa berumur lebih dari 1 tahun) dan unflighted (belum pernah mabung bulu besarnya, biasa berumur kurang dari 1 tahun)

Sehingga kelas yang dikonteskan menjadi banyak karena terdapat 5 kelas tipe kepala (jambul dan tidak) dengan 3 kelas tipe warna bulu. Melihat beberapa kelas yang dikonteskan yang disyaratkan maka ada petunjuk cara berternak untuk mencetak Stafford Canary yang ideal, dengan menganjurkan untuk berkonsentrasi berternak warna non-frosted dan frosted bagi peternak tingkat pemula dan menyerahkan warna dimorphic (mosaic) kepada peternak yang berpengalaman karena hal ini lebih sulit.

Pasangan yang bagus dalam hal ini adalah mencoba berternak dengan menggunakan:
1. Jantan plainhead non-frosted x Betina crested frosted
2. Jantan crested non-frosted x Betina plainheads frosted
3. Jantan plainhead frosted x Betina crested frosted
4. Jantan crested frosted x Betina plainhead frosted
5. Dimorphic x Dimorphic

Dengan berternak nomor 3 dan 4 akan menghasilkan anakan double frost, hal ini harus diingat agar anakan diternakkan kembali dengan kenari non-frosted karena bila tidak akan menghasilkan warna frosted yang terlalu pucat. Warna terlalu pucat ini tidak akan mempunyai warna cerah, baik di tipe frosted ataupun non-frosted. Jangan sekali-kali menjodohkan kenari berjambul dengan kenari berjambul karena 25% anakan akan mati. Kemungkinan lain, beberapa anakan akan mempunyai jambul yang tidak sempurna.




Sumber:
http://kenarimania.multiply.com

Jumat, 16 Oktober 2009

Memulai ternak kenari 2

Perkembangan kenari di indonesia sangat menggembirakan. Beberapa tahun yang lalu pasar-pasar kewalahan melayani kebutuhan akan permintaan burung kenari. apalagi saat burung kenari mulai di lombakan. Yang dari tahun ketahun perlombaan burung kenari ini semakin ramai.

Untuk memenuhi permintaan pasar kenari yang begitu besar banyak juga penangkaran lokal yang mulai dikembangkan, namun masih saja belum dapat mencukupi kebutuhan pasar. Sehingga masih juga dilakukan impor burung kenari ini, dan disaat doalr sangat tinggi maka harga kenari inipun menjadi semakin mahal.

Beberapa tahun terakhir ini banyak sekali orang yang mulai tertarik untuk menangkarkan kenari ini. Bukan sekedar karena suaranya yang bagus tetapi juga mempunyai nilai jual yang lumayan juga. Namun memang harga kenari lokal ini masih berada di bawah harga kenari Impor.

Sebetulnya dalam beternak kenari ini yang paling utama adalah kita menyukai, bukan sekedar untuk mencari profitnya saja. Karena sesuatu yang kita kerjakan dengan senang hati dan sepenuh hati maka nilai profit akan datang sendiri.




Rabu, 07 Oktober 2009

Jeruk Purut

Bentuk buahnya berkerut-kerut. Sering dipakai untuk sambal. Baunya sungguh luar biasa harum, sangat menggugah selera pecinta sambal.

Di foto adalah saat ia berbunga banyak. Sayang tanamannya sangat disukai ulat. Jadi capek ngawasi ulat yang mengganggu tanaman ini.

Kaktus Bertonjolan Kecil-Kecil

Entah jenis kaktus apa ini. Bentuk badannya seperti bangunan gunung. Lebih tahan air, tidak mudah busuk. Saya belum tahu nantinya berbunga atau tidak.

Kaktus

Ini adalah kaktus pemberian temanku. Nanti kalau sudah masa berbunga, bunganya lebar seperti bunga bangkai mini.

Benar-benar tidak suka air, gampang busuk kalau kebanyakan.

Pandan Wangi

Tanaman yang sering dipakai untuk keperluan memasak. Baunya wangi, badannya tinggi dengan akar yang dalam masuk ke tanah.

Cocok ditanam di pot yang dalam / tinggi. Cepat besar jika mendapat sinar matahari banyak. Beri saja pupuk daun dengan N tinggi agar daunnya cepat besar dan rimbun.

Sukulen Tahan Kering

Tanaman yang satu ini benar-benar luar biasa. Tahan kehausan. Pernah tidak kusiram dua bulan, badannya tetap tegak dan segar, sampai-sampai tanahnya mengeras seperti batu.

Bentuk daunnya tebal dan keras, tapi tidak lentur, gampang patah. Dalam daun berlendir, itu adalah cairan yang disimpan dalam tubuhnya sebagai cadangan air.

Sri Pagi Ungu

Ini yang saya katakan sebelumnya, saudara dari Sri Pagi Pink. Yang ini lebih umum. Banyak ditemui di pinggir jalan di Surabaya.

Perbanyakannya pun gampang. Tinggal stek, lalu tancap. Kemungkinan besar berhasil.

Perawatannya mudah. Asal disiram tiap hari sudah cukup dan bisa berbunga. Tahan banting dengan perawatan minim.

Selasa, 06 Oktober 2009

Soka Kuning

Warnanya kuning terang, kontras dengan warna daunnya yang hijau.

Saat difoto adalah adalah waktu ia berbunga pertama kali. Tanda bahwa tumbuhan sudah dewasa dan berreproduksi.

Beberapa saat lagi, pasti bunga-bunga baru segera bermunculan. Sudah dalam masa generatif.

Soka Merah

Saat difoto berbunga 8 biji dalam satu pohon. Ini jenis soka yang berdaun lebar.

Kekurangannya adalah batangnya bercabang banyak dan tidak beraturan. Harus rajin-rajin memangkas kalau ingin rapi.

Cocok ditanam di daerah yang kaya sinar matahari.

Suplir Yang Tidak Beraturan

Ini adalah suplir yang sangat gampang dipelihara. Sayangnya, bentuknya tidak terlalu bagus dan daunnya rimbun tidak beraturan.

Dari satu pot ini bisa dipecah-pecah menjadi lima pot lebih. Memang sangat cepat berkembang biak.

Beras Kutah Yang Cepat Besar

Ini adalah tanaman yang cepat besar. Cepat bertunas. Daunnya banyak dan besar. Gampang diperbanyak.

Bisa ditaruh di teras yang tidak terlalu terkana matahari.

Tanaman ini berbunga. Tapi saya sendiri belum pernah melihat bunganya.

Aglaonema Dona Carmen

Begitu nama tumbuhan daun sri rejeki ini. Di rumah ada dua pot jenis yang ini.

Kecantikannya biasa-biasa saja menurutku. Bagaimana menurut anda?

Rosela Yang Menyehatkan

Tanamanku ini bibitnya dikasih tetangga.

Yang kupelihara ini mau berbunga. Sampai yang ngasih biji terheran-heran. "Kok punyaku gak mau berbunga ya?", katanya sambil bersungut-sungut.

Sedangkan tanaman tetangga yang sudah tua dan batangnya berkayu malah gak mau berbunga. Belajar lagi ya bu ... biar roselanya ngembang hehehe.

Tanaman rosela termasuk tanaman semusim. Artinya sesudah masa produktif dia menjadi tidak produktif dan akhirnya mati. Jadi berbunganya satu musim saja.

Bunganya bisa direbus lalu airnya diminum, basa menyehatkan badan, sebagai obat anti hipertensi.

Kamis, 01 Oktober 2009

Lidah Buaya Berbunga


Hore, ini termasuk lumayan langka, lidah buayaku berbunga. Sampai tetangga pada heran. "Lho ternyata lidah buaya ada bunganya to", kata mereka.

Yang ini tampak utuh:

Yang ini zoom bunganya saja: