adf.ly
Rabu, 27 April 2011
Decu
Burung decu adalah salah satu jenis burung petarung (fighter) seperti halnya murai batu, kacer dan sulingan atau tledekan. Dengan tubuh sebesar burung gereja, burung decu jantan memiliki warna tubuh dominan dengan warna hitam dan ada warna putih di pantat dan bagian sayap. Decu betina hampir sama dengan jantan tetapi memiliki bulu yang lebih pudar warnanya.
Dari sisi suara, burung ini
Cendet/Pentet
Cendet adalah burung sawah yang dapat menirukan suara burung jenis lain. Oleh karena itu Cendet mendapat julukan si burung sawah yang cerdas. Suara khasnya memang kurang enak bila di dengar, namun apabila ia sudah dimaster dengan suara burung lain maka suara yang dinyanyikannya akan semakin indah dan enak di dengar. Master yang baik untuk burung cendet ini adalah : cucak jenggot, love bird,
Pleci
Inilah Burung Kacamata ( Indonesia ), atau Mejiro ( Jepang ), White Eye ( Inggris ), tetapi saya lebih suka menyebutnya Pleci ( Jawa ), Genus pencirinya adalah Zosterops. Burung-burung anggota suku ini dicirikan dengan lingkaran di sekitar mata berwarna putih ( dari sini nama bahasa Inggris white-eye berasal ) atau abu-abu. Sayapnya melingkar dan memiliki kaki yang kuat. Ukurannya kecil
Prenjak
Cara memilih bakalan Prenjak Jantan Burung kecil ini mempunyai suara yang keras dan lantang seolah olah tidak mau mengalah dengan burung kicauan yang lain. Burung ini termasuk burung petarung juga. Burung ini memang agak sukar untuk dipelihara. Tetapi jika anda berhasil memeliharanya pasti sangat puas deh..dijamin ramai rumah anda dengan kicauannya.
Bagi anda yang tertarik untuk
Murai
Jenis-jenis murai batu yang dikenal di Indonesia adalah sebagai berikut:Murai batu medan, Bukit Lawang, Bohorok, kaki G Leuser wilayah Sumatra Utara. Panjang ekor 27 – 30 cm.
Murai Aceh, di kaki G Leuser wilayah Aceh. Panjang ekor 25 – 30 cm.
Murai batu Nias, panjang ekor 20 – 25 cm. Ekor keseluruhan berwarna hitam.
Murai Jambi, hidup di Bengkulu, Sumatra Selatan, Jambi.
Murai batu Lampung, hidup
Murai Aceh, di kaki G Leuser wilayah Aceh. Panjang ekor 25 – 30 cm.
Murai batu Nias, panjang ekor 20 – 25 cm. Ekor keseluruhan berwarna hitam.
Murai Jambi, hidup di Bengkulu, Sumatra Selatan, Jambi.
Murai batu Lampung, hidup
Kolibri
Di beberapa negara Eropa, banyak orang menyediakan makanan untuk kolibri atau mereka sebut hummingbird di halaman belakang rumah. Dan hal ini pun bisa Anda lakukan.Seperti Anda mungkin sudah tahu, mereka tidak makan biji seperti kebanyakan burung lainnya. Ada tiga cara yang berbeda yang dapat Anda lakukan untuk memberi makan kolibri: tanaman bunga dengan jenis yang tepat atau disukai burung di
Anis Merah
Anis merah (AM) harus diakui merupakan salah satu burung primadona. Tak mengherankan kalau burung ini sangat banyak penggemarnya. Konon, merawat AM merupakan pekerjaan yang melahkan. Tentunya itu berlaku untuk penghobi yang baru saja terjun ke dunia kicauan, atau penghobi lama tetapi belum secara intens memelihara anis merah.Padahal, menurut sebagian penghobi yang telah lama berkutat dengan AM,
Jalak kebo
Jalak Hitam Bisa Menghafal KataJALAK terdiri atas beberapa spesies, antara lain jalak suren, jalak bali, jalak putih, dan jalak hitam. Di antara beragam jalak, yang dikenal paling cerdas hanyalah jalak hitam. Apabila jalak-jalak lainnya pandai berkicau, maka jalak hitam bisa menirukan suara manusia. Tidak jauh berbeda dari burung beo.Ia bisa menghafal kata-kata dengan baik. Contohnya, ia bisa
jalak Suren
Burung Jalak suren diyakini mampu menjadi penjaga rumah yang handal. Burung jalak suren peka terhadap situasi sekelilingnya kemudian memberikan efek suaranya yang keras dan bervariasi sehingga jika dipelihara di rumah layaknya mempunyai anjing penjaga.Jalak suren dalam bahasa ilmiah (latin) disebut sebagai Sturnus contra dan dalam bahasa Inggris disebut Asian Pied Starling atau Pied Myna.Burung
Cucak Wilis
Cucak Wilis / Cucak Gunung
Burung Cucak Gunung
Cucak Gunung
Cucak gunung,
dari Kuningan, Jawa Barat
Status konservasi
Risiko rendah
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:Animalia
Filum:Chordata
Kelas:Aves
Ordo:Passeriformes
Famili:Pycnonotidae
Genus:Pycnonotus
Spesies:P. bimaculatus
Nama binomial
Pycnonotus bimaculatus
(Horsfield, 1821)
Cucak gunung adalah nama sejenis burung pengicau dari suku
Burung Cucak Gunung
Cucak Gunung
Cucak gunung,
dari Kuningan, Jawa Barat
Status konservasi
Risiko rendah
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:Animalia
Filum:Chordata
Kelas:Aves
Ordo:Passeriformes
Famili:Pycnonotidae
Genus:Pycnonotus
Spesies:P. bimaculatus
Nama binomial
Pycnonotus bimaculatus
(Horsfield, 1821)
Cucak gunung adalah nama sejenis burung pengicau dari suku
Cucak Ijo
Cucak Ijo
Burung Cucak Hijau adalah salah satu burung yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Bintangnya semakin gemilang, terbukti di lomba-lomba burung berkicau di beberapa daerah, kelas yang dibuka untuk burung ini selalu penuh.
Bahkan sudah sangat banyak transfer gacoan Cucak Hijau dengan nilai sangat fantastis.
KARAKTER DASAR BURUNG CUCAK HIJAU
Semi fighter. Burung ini bukanlah burung
Burung Cucak Hijau adalah salah satu burung yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Bintangnya semakin gemilang, terbukti di lomba-lomba burung berkicau di beberapa daerah, kelas yang dibuka untuk burung ini selalu penuh.
Bahkan sudah sangat banyak transfer gacoan Cucak Hijau dengan nilai sangat fantastis.
KARAKTER DASAR BURUNG CUCAK HIJAU
Semi fighter. Burung ini bukanlah burung
Selasa, 26 April 2011
Love Bird
Lovebird adalah satu burung dari sembilan jenis spesies genus Agapornis(dari bahasa Yunani "agape" yang berarti "cinta" dan "ornis" yang bearti "burung"). Mereka adalah burung yang berukuran kecil, antara 13-17cm dengan berat 40-60 gram, dan bersifat sosial. Delapan dari spesies ini berasal dari Afrika sementara spesies "Lovebird Kepala Abu-Abu" berasal dari Madagaskar. Nama mereka berasal dari
Burung Kenari
1. KebersihanBanyak orang menilai bahwa kebersihan kandang dan lingkungan menjadi factor penentu utama keberhasilan dalam beternak kenari. Untuk kebersihan kandang sebisa mungkin dibersihkan tiap harinya (kotoran, sisa pakan, air minum, plangkringan, dan sarang). Namun fakta membuktikan bahwa lingkungan yang tidak cukup bersih pun tidak begitu berpengaruh. Namun saran saya adalah tetap dijaga
Senin, 25 April 2011
Jual Ayam Serama dan Ayam Ketawa - Jember Serama Farm
Umur 2 Mingguan
Harga per ekor
Rp. 100.000,-
Harga per ekor
Rp. 100.000,-
Hubungi:
(Haryono Veter)
0331 - 773 7887
(Tidak menerima SMS)
Menjual ayam serama umur 1 minggu - 1 bulan
(Haryono Veter)
0331 - 773 7887
(Tidak menerima SMS)
Menjual ayam serama umur 1 minggu - 1 bulan
Rabu, 13 April 2011
Kandang kontes untuk ayam serama
Kandang tertutup tujuanyauntuk melindungi serama dari serangan nyamuk. Gigitan nyamuk dapat menimbulkan bentol dan luka pada jengger. Jika tidak segera diobati, luka dapat meninggalkan bekas yang dapat merusak bentuk jengger. Jengger salah satu aksesoris yang di nilai dalam kontes.
Kondisi kandang yang relatif tertutup juga melatih inisiatif serama untuk bergaya saat kontes. Perubahan suasana dari kandang yang gelap ke terang membuat serama seakan terbebas dari kungkungan. Ekspresi kebebasan itu ditunjukan dengan bergaya yaitu mengepakan sayap dan membusungkan dada.
Kandang serama untuk kontes idealnya ditempati seekor serama. Tujuanya untuk melatih mental serama agar mandiri dan tampil percaya diri di ajang kontes. Jika serama kontes dibiasakan tinggal dengan betina maka kebiasaan itu akan terbawa saat kontes. Ia hanya akan bergaya jika dipancing dengan kehadiran betina.
Yang perlu diperhatikan pada kandang yang tertutup adalah kurangnya sinar matahari. Sinar matahari penting bagi serama untuk pertumbuhan tulang. Karena itu setiap pagi serama mesti diumbar selama 1-2 jam untuk berjemur.
Minggu, 10 April 2011
Ayam ketawa, mudah pakan dan perawatannya
Seperti ayam lokal lainnya, budidaya ayam ketawa relatif mudah. Pakannya gampang didapat, daya tahan tubuhnya pun kuat di berbagai cuaca. Hal ini jelas berbanding terbalik dengan harga ayam ketawa yang bisa menjulang.

Sunarso, penjual ayam ketawa di bilangan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, mengungkapkan, ayam ketawa cukup diberi pakan campuran. Pakan ini terdiri dari jagung, gabah, beras merah, dan pur. Keempat bahan ini dengan mudah bisa ditemukan di pasar-pasar burung.
Dalam sehari ayam-ayam ini diberi makan tiga kali, pagi, siang, dan sore. "Porsinya, satu genggam untuk satu ekor," kata Sunarso.
Selain pakan tadi, ayam juga diberi pakan khusus yang disebut Sunarso sebagai jamunya ayam ketawa. Pakan tersebut berupa campuran jahe, kunyit, dan kencur. Ketiga bahan ini diiris kecil-kecil untuk kemudian disuapkan ke ayam. Pemberian pakan ini bertujuan meningkatkan daya tahan tubuh si ayam.
Pemeliharaan ayam ketawa pun relatif mudah. Ayam ini tak perlu ditempatkan di area khusus. "Cukup dimasukkan ke dalam kandang," ucap Sunarso.
Di rumahnya, Sunarso memiliki 11 ekor ayam ketawa yang sedang diternakkan. Bisnis ini memang menggiurkan lantaran harga ayam ketawa tergolong tinggi. Sunarso mematok harga seekor ayam ketawa Rp 250.000 sampai Rp 3 juta. Mahal murahnya, tergantung dari umur si ayam. Semakin dewasa usia ayam, kian mahal harganya. "Di usia dua hingga tiga tahun, ketawanya sudah bagus sekali,” ujar Sunarso.
Pasar Sunarso kebanyakan para kolektor yang tinggal di Jakarta. Ada pula pembeli dari Indramayu dan Purwakarta.
Ketua Persatuan Pecinta dan Pelestari Ayam Ketawa Indonesia (P3AKI) Denawi Usman mengatakan, sistem ternak yang digunakannya adalah sistem telur. Dia menunggu sampai ayam-ayam ketawa yang dikirim langsung dari Sidrap, Sulawesi Selatan bertelur. Kemudian, telur-telur ini ditetaskan di mesin penetas. "Indukannya saya jual. Jadi cuma telurnya yang saya ternakkan," tuturnya.
Denawi memiliki 30 ekor ayam ketawa di rumahnya di Semarang, Jawa Tengah. Awalnya ia tak tertarik dengan keunikan ayam ini. "Satu tahun lalu diberi keponakan meski saya tidak suka binatang. Lalu dipaksa. Eh, akhirnya malah suka, lucu ketawanya," tuturnya.
Berawal dari hobi, merambah ke bisnis. Itulah yang terjadi pada Denawi. Melihat ada celah usaha, dia pun mulai giat beternak. Satu ekor ayam ketawa harganya mulai Rp 3 juta sampai Rp 60 juta.
Berbeda dengan Sunarso, hitungan harga ala Denawi tergantung dari suara ketawa si ayam. Ada tiga kategori ketawa. Pertama, tawa standar. Ayam kategori ini memiliki suara tertawa pendek. Kedua, dangdut. Suaranya agak rapat. Ketiga, slow. Tipe suara ketawanya mengalun.
Di luar kategori ini ada pula kategori antik. Suara tertawa ayam tipe memiliki ini durasi satu hingga dua menit. Namun, yang biasa menjadi jawara kontes adalah tipe tawa dangdut dan slow. "Kalau yang antik, terlalu lama ketawanya," ujar Denawi.
Sumber:
http://peluangusaha.kontan.co.id
Dalam sehari ayam-ayam ini diberi makan tiga kali, pagi, siang, dan sore. "Porsinya, satu genggam untuk satu ekor," kata Sunarso.
Selain pakan tadi, ayam juga diberi pakan khusus yang disebut Sunarso sebagai jamunya ayam ketawa. Pakan tersebut berupa campuran jahe, kunyit, dan kencur. Ketiga bahan ini diiris kecil-kecil untuk kemudian disuapkan ke ayam. Pemberian pakan ini bertujuan meningkatkan daya tahan tubuh si ayam.
Pemeliharaan ayam ketawa pun relatif mudah. Ayam ini tak perlu ditempatkan di area khusus. "Cukup dimasukkan ke dalam kandang," ucap Sunarso.
Di rumahnya, Sunarso memiliki 11 ekor ayam ketawa yang sedang diternakkan. Bisnis ini memang menggiurkan lantaran harga ayam ketawa tergolong tinggi. Sunarso mematok harga seekor ayam ketawa Rp 250.000 sampai Rp 3 juta. Mahal murahnya, tergantung dari umur si ayam. Semakin dewasa usia ayam, kian mahal harganya. "Di usia dua hingga tiga tahun, ketawanya sudah bagus sekali,” ujar Sunarso.
Pasar Sunarso kebanyakan para kolektor yang tinggal di Jakarta. Ada pula pembeli dari Indramayu dan Purwakarta.
Ketua Persatuan Pecinta dan Pelestari Ayam Ketawa Indonesia (P3AKI) Denawi Usman mengatakan, sistem ternak yang digunakannya adalah sistem telur. Dia menunggu sampai ayam-ayam ketawa yang dikirim langsung dari Sidrap, Sulawesi Selatan bertelur. Kemudian, telur-telur ini ditetaskan di mesin penetas. "Indukannya saya jual. Jadi cuma telurnya yang saya ternakkan," tuturnya.
Denawi memiliki 30 ekor ayam ketawa di rumahnya di Semarang, Jawa Tengah. Awalnya ia tak tertarik dengan keunikan ayam ini. "Satu tahun lalu diberi keponakan meski saya tidak suka binatang. Lalu dipaksa. Eh, akhirnya malah suka, lucu ketawanya," tuturnya.
Berawal dari hobi, merambah ke bisnis. Itulah yang terjadi pada Denawi. Melihat ada celah usaha, dia pun mulai giat beternak. Satu ekor ayam ketawa harganya mulai Rp 3 juta sampai Rp 60 juta.
Berbeda dengan Sunarso, hitungan harga ala Denawi tergantung dari suara ketawa si ayam. Ada tiga kategori ketawa. Pertama, tawa standar. Ayam kategori ini memiliki suara tertawa pendek. Kedua, dangdut. Suaranya agak rapat. Ketiga, slow. Tipe suara ketawanya mengalun.
Di luar kategori ini ada pula kategori antik. Suara tertawa ayam tipe memiliki ini durasi satu hingga dua menit. Namun, yang biasa menjadi jawara kontes adalah tipe tawa dangdut dan slow. "Kalau yang antik, terlalu lama ketawanya," ujar Denawi.
Sumber:
http://peluangusaha.kontan.co.id
Sabtu, 09 April 2011
Memilih ayam jantan untuk indukan penghasil bekisar yang baik
A. Memilih Pejantan
Untuk menghasilkan bekisar yang bermutu bagus, dipilih pejantan berupa ayam hutan hijau yang sehat, tubuhnya besar dan bagus, serta jenggernya tegak dan berwarna cemerlang. Selain itu, pejantan harus bersuara bagus dan rajin berkokok karena suara inilah yang menjadi daya tarik keturunannya nanti. Pejantan juga harus pemberani karena pada umumnya ayam hutan takut kepada ayam kampung. Untuk bisa dikawinkan, dipilih ayam hutan jantan yang sudah berumur lebih dari dua tahun.
Ayam hutan hijau memiliki kombinasi warna bulu hitam, merah, dan hijau mengilat. Jenggernya tebal dan tegak berdiri. Pial-nya hanya satu. Bentuk tubuhnya gagah dan bagus dengan pandangan mata tajam. Bila disilangkan dengan ayam kampung, sifat-sifat ini akan diturunkan ke anaknya. Sumber Majalah Trubus
Rabu, 06 April 2011
Serama Indonesia
Dibanding sejumlah negara lainya yang berhubungan dekat secara historis dengan malaysia misalnya anggota commenwealth, Indonesia ternyata relatif tertinggal dibidang serama. Pasalnya serama yang kita kenal sejak tahun 2000-an mengalami pasang surut dalam perjalananya. sedang dinegara-negara lain serama yang menyebar sejak 1990-an sudah lebih dulu berkembang.
Tapi sepertinya tidak lama lagi indonesia bakalan menyalip. Karena jumlah penggemar serama dan klub-klubnya di Indonesia cepat sekali pertumbuhanya. Selain itu, penghobi di Indonesia selama ini dikenal berani merogoh kocek demi memuaskan hasrat hobi sekaligus berinvestasi bisinis hobi.
Yang dibeli oleh seramania indonesia di malaysia bukan lagi serama anakan atau bibitan. Tetapi langsung memetik juara-juaranya meski banderolnya sangat mahal. Orang Indonesia dikenal latah dan cepat mengambil inisiatif bila menyangkut obyek hobi yang berpeluang dibisniskan secara besar-besaran. Orang Indonesia dikenal lebih ulet dan berani. Bisa dipastikan tak lama lagi ayam serama ini akan ngebuuummmm
Selasa, 05 April 2011
Sanse Daun Lebar
Saya ambil dan tanam di rumah. Satu bulan kemudian anakannya muncul dengan segar dan sangat cepat besar.
Sekarang sudah jadi dua pohon dan ukuran daunnya cukup lebar. Sanse memang sangat mudah perawatannya, menyerap polusi lagi ...
Pandanku Sudah Besar
Tumbuh sangat besar, karena saya tanam di tanah. Tetanggapun kalau butuh daun pandan minta ke saya. Baunya wangi kayak bubur hehe.
Minggu, 03 April 2011
Gambar Burung Jalak Beo
Gambar Burung Jalak Bali
Gambar Burung Jalak Bali





Jumat, 01 April 2011
Budidaya ayam serama, bagaimana prospeknya?
Alasan kenapa bisnis binatang hias tidak bisa permanen dan hanya mengikuti trend adalah:
1. Orang indonesia cenderung cepat mengikuti trend, ketika mendengar berita seseorang telah sukses dengan suatu usaha budidaya binatang A misalnya, maka akan banyak orang yang langsung meniru usaha tersebut.
2. Kalau telah banyak yang meniru , karena binatang tersebut bukan dikonsumsi makan pada suatu saat akan ada yang namanya Over stock dipasaran. karena setiap orang yang membeli binatang tersebut itu cuma untuk di ternakkan lagi.
3. Kalau sudah over stock maka sesuai hukum ekonomi adalah jika penawaran melimpah dan permintaan turun maka harga juga akan turun drastis, dan juga karena ada yang merusak harga pasar dengan membanting harga dengan alasan yang penting cepat laku.
maka dari itu menurut asumsi saya usaha binatang hisa hanya akan bertahan 3-5 tahun, tetapi itu juga tidak berlaku semuanya, contoh ikan arwana karena budidayanya sulit maka dia tetap eksis meskipun sudah puluhan tahun, dan contoh yang lain.
Langganan:
Postingan (Atom)